Aku, seorang muda belum terlalu dewasa dengan mimpi dan ambisi. Aku mencoba untuk menjadi pujangga tapi sayang hasil karya hanya menjadi kumpulan prosa absurd penuh ambigu malu.
Akulah seorang cacat cinta. Menaruh hati pada gadis pujaan tanpa bisa berbuat apa-apa. Aku setia memperhatikan tanpa pernah ia ketahui. Kuncup cinta yang tidak akan pernah mekar seiring memudarnya waktu. Jika sabar adalah jalan, maka aku sudah keterlaluan dalam menunggu kesempatan itu.
Aku bukan orang yang tahu tentang liku-liku cinta. Aku tidak pernah mahfum bagaimana cinta bisa memenuhi pada setiap sel terkecil di tubuhku atas engkau. Dalam setiap detak jantungku untuk melihatmu, aku sangat tidak mengerti kenapa aku bisa mencintai dirimu. Mungkin rasa ini hilang jika jantung ini telah senyap.
Aku hanya bisa mencintaimu tanpa pernah kau ketahui. Memberi perhatian semu untuk mencoba lebih dekat kepadamu. Harapan indah masa depan memiliki indah tiap-tiap lekuk tubuhmu hingga akhir hayatku.
Aku bersyukur kepada tuhan dianugerahi rasa cinta kepadamu. Aku bersyukur apapun yang terjadi karena cinta sejati tidak mengenal sesal. Karena cinta yang sempurna akan bertahan sampai nafas berhenti. Walau aku tahu, cintaku kepadamu hanya satu arah.
Created by; Tambara Boyack
Tidak ada komentar:
Posting Komentar